Pertarungan Shinobi Indonesia
Tuesday, 13 September 2016
Thursday, 1 September 2016
Rangkuman TIK Kelas 9 Semester 1
Rangkuman TIK Kelas 9 Semester 1 terbagi dalam beberapa bab,yaitu sebagai berikut :
- Bab 1 Internet/Intranet
- Bab 2 Jaringan Internet/Intranet
- Bab 3 Ukuran Kecepatan Akses Internet
- Bab 4 Perangkat Keras Untuk Mengakses Internet/Intranet
- Bab 5 Teknik Mengakses Internet
Butuh bantuan?
Contact us at
E-mail : mrizkiwahyudin9h@gmail.com
Rangkuman TIK Bab 5
RANGKUMAN
BAB 5
TEKNIK MENGAKSES INTERNET
A. Public Line (Jalur Umum)
1. Dial-up melalui jalur PSTN adalah client
terhubung ke ISP melalui jaringan telepon regular.
2. Dial-up dengan teknologi GPRS dan CDMA
merupakan ponsel yang berfungsi sebagai modem yang terhubung ke computer
melalui kabel data ponsel.
3. DSL (Digital Subscriber Line) merupakan sebuah
metode transfer data melalui saluran telepon regular.
4. PLC (PowerLine Communication) ,merupakan
koneksi PC dengan internet menggunakan jalur listrik PLN yang bertindak sebagai
ISP dengan bantuan modem.
5.ADSL (Asynchronous Digital Subcriber Line )
denagn modem dan router merupakan sebuah tipe DSL dimana upstream dan
downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda.
6. ISDN (Integrated Services Digital Network)
merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi
melaluisaluran telepon regular.
B. Dedicated Line (Jalur Khusus Internet)
1. Leased line,yaitu saluran koneksi telepon
permanen antara dua titik yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi
public.
2. Terestrial yaitu jalur khusus internet yang
menggunakan media kabel atau nirkabel sebagai aksesnya.
3. Frame Relay yaitu layanan data paket yang
memungkinkan beberapa user menggunakan satu jalur transmisi pada waktu yang
bersamaan.
4. Fixed Wireless yaitu koneksi perangkat mobile
ke accsesspoint atau koneksi jaringan lokalke ISP.
5. VSAT (Very Small Aperture Terminal)
6. MPLS (Multiprotocol Label Switching) yaitu
jaringan pita lebar yang berbasis IP.
C. Pengguna Internet di Tempat Umum
Internet banyak digunakan di tempat umum.
Pengguna hanya perlu menyewa penggunaan computer,atau membawa laptop dan PDA,
yang mempunyai teknologi WiFi untuk mendapatkan akses internet ,koneksi
diberikan secara free atau dengan membeli voucher.
D. Cara-Cara Memperoleh Sambungan Internet/Intranet
1. Cara koneksi melalui Dial-up
2. Koneksi Internet dengan modem handphone
3. Koneksi internet melalui broadbandRangkuman TIK Bab 4
RANGKUMAN
BAB 4
PERANGKAT KERAS UNTUK
MENGAKSES INTERNET/INTRANET
A. Gambaran Umum Sambungan Internet
Ada
dua cara yang digunakan untuk terhubung ke internet yaitu menggunakan media
kabel dan tanpa menggunakan media kabel . Dalam konfigurasi sebuah sambungan ke
internet terdpat beberapa unsur penting yaitu :
-
Komputer
-
Internet,biasanya melalui sebuah Internet service provider.
-
Modem
Masing-masing modaem mempunyai karakteristik yang
berbeda yaitu :
-
Menggunakan modem dial-up dan sambungan melalui kabel telepon
-
Menggunakan handphone.
-
Menggunakan wireless.
B. Alat-Alat dalam Jaringan Internet
1. Network Interface
Card
Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
2. PCMCIA Network
Interface Card
PCMCIA card adlah card jaringan yang digunakan
kedalam sebuah jaringan tanpa kabel.
3. Modem
Modem adalah singkatan dari modulator-demulator.
Modem mengkonversikan sinyal data “1” dan “0” menjadi sinyal data yang dapat
disalurkan melalui saluran komunikasi.
4. HUB/Switch
HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan
setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering digunakan pada topologi
star dan extended star.
5. Bridge
Bridge berfungsi menghubungkan dua jaringan yang
memilik segmen yang sama, menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang
tidak sama. Bridge hadir dalam 3 tipe dasar, yaitu local,remote,dan wireless.
6. Router
Route berfungsi mengubungkan dua jaringan yang
memilik segmen yang berbeda.
7. Repeater
Repeater berfungsi memperkuat sinyal dari sebuah
segmen jaringan ke segmen jaringan lainnya,repeater bermanfaat mengatasi
keterbatasan panjang kabel .
8. Crimping Tools
Crimping tools berguna untuk memotong ,merapikan
dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.Rangkuman TIK Bab 3
RANGKUMAN
BAB 3
UKURAN KECEPATAN
AKSES INTERNET
A. Bit Sebagai Satuan Ukuran Kecepatan Akses
Internet
Koneksi internet
mempunyai kecepatan yang disebut dangan bandwith. Bandwidth lebih ditujukan
untuk menunjukan berapa banyak data atau paket yang bia disalurkan tiap
detiknya oleh jaringan internet yang kita gunakan. Besar bandwidth dinyatakan
dalam satuan bit, kilobit, megabit, gigabit, dan terrabit. Bandwidth yang
ditawarkan oleh ISP terbagi menjadi dua macam yaitu dial-up dan broadband.
1. Integritas dan
Kualitas
Periksalah apakah ada gangguan dikoneksimu dengan
tool – tool ini :
a. Web Integrity Cheker : mendeteksi apakah
ISP-mu menyisipkan iklan kedalam halaman web.
b. Line Quality Testing : Memeriksa packet loss
di koneksimu,plus masalah router.
c. Network Diagnostic Tester : Uji koneksi
jaringan.
d. Smokeping : Memonitor alamat IP untuk
mendeteksi packet loss atau latency yang berlebih .
e. Pingplotter : Melihat ada atau tidaknya
gangguan keamanan dan performa pada koneksi.
f. Pcapdiff : Membandingkan paket yang diterima
untuk mendeteksi apakah ada paket palsu atau dibuang .
g. Wireshark ; Melihat packet yang diterima PC
dan memastikan kita tidak menjadi korban spoofing.
2. Pembatasan atau
Throttling
Bandwidth throttling , pembatasan bandwidth adalah teknik jaringan yng
digunakan dalam jaringan komunikasi untuk mengatur lalulintas jaringan dan
mengurangi kemacetan . Setting bertujuan menentukan jumlah maksimum dari
kapasitas total jaringan yang diperbolehklan untuk digunakan.
3. Kecepatan Internet
Internet mempunyai kecepatan. Kecepatan ini lebih
ditujukan untuk menunjukan berapa cepat jaringan internet yang kita gunakan
mengirimkan data. Data dalam computer biasanya disimpan dalam bentuk satuan bit
. Beberapa notasi yang sering digunakan :
1.000 bit/detik = 1 kilo bps = 1 Kbps
1.000.000 bit/detik = 1 mega bps = 1 Mbps
100.000.000 bit/detik = 1 giga bps = 1 Gbps
Notasi lain yang sering digunakan untu7k
mengukuer kecepatan transfer data ditulis dalam jumlah byte per detik atau
byteper second.
1 Byte = 8 bit
B. Faktor – faktor yang Memengaruhi Kecepatan Internet
Kecepatan koneksi internet ditentukan oleh factor
berikut :
1. Perangkat computer yang kita gunakan .
2. Bandwidth yang kita miliki.
3. Keadaan lalu lintas jaringan.
4. Jarak ke server.
5. Kondisi server itu sendiri.
6. Kondisi sinyal yang didapat (jika menggunakan
akses nikabel)
7. Ukuran data yang didownload.
C. Situs untuk Pengujian Kecepatan Internet
Untuk
mengatur kecepatan bandwidth kita bisa menggunakan suatu program yang dinamakan
situs pengujian kecepatan internet. Berikut beberapa situs untuk menguji
kecepatan internet.
1. Bandwidth test Indonesia :
- http
://portal.telkomspeedy.com/divre5/bandwidthmeter/meter.php
2. Bandwidth test luar Indonesia
- http://www.bandwidthtest.co.uk/Rangkuman TIK Bab 2
RANGKUMAN
BAB 2
JARINGAN INTERNET/INTRANET
A. PENGERTIAN
Jaringan
computer adalah “interkoneksi” antara dua computer autonomous atau lebih yang
terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
Autonomous adalah
jika computer tidak melakukan control terhadap computer lain dengan akses
penuh,sehingga dapat membuat computer lain,restart,shut down,kehilangan file
atau kerusakan system.
Jaringan
internet adalah jaringan computer yang bisa dikategorikan sebagai WAN,
menghubungkan berjuta computer di seluruh dunia, tanpa batas Negara, dimana
setiap orang yang memiliki computer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya
dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet .
B. SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
Konsep
jaringan computer yang lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek
pengembangan computer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvars
University yang dipimpin profesoR H. Aiken.
Di tahun 1950-an ketika jenis computer mulai membesar sampai terciptanya super
computer,maka sebuah computer mesti melayani beberapa terminal. Untuk
itu,ditemukan konsep distribusi berdasarkan waktu yang dikenal dengan TSS (Time
Sharing System).
Memasuki tahun 1970-an,mulailah digunakan konsep proses distribusi (
Distributed Processing) Dalam proses ini beberapa host computer mengerjakan
sebuah pekerjaan besar secara parallel untuk melayani beberapa terminal yang
tersambung secara seri di setiap host. Selanjutnya ketika harga computer kecil
mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang,mulailah berkembang
teknologi jaringan local yang dikenal dengan LAN. Demikian pula,ketika internet
diperkenalkan,maka sebagian besar LAN mulai berhubung dan membentuk jaringan
raksasa WAN.
C. JENIS – JENIS JARINGAN
1. Local Area Network (LAN)
LAN
adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil. Biasanya jarak
antar node tidak lebih jauh dari 200 m.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN
biasanya meliputi daerah yang lebih besar dari LAN. Dalam hal ini
jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan kecil kedalam lingkungan
area yang lebih besar.
3. Wide Area Network ( WAN)
WAN
adalah jaringan yang biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satelit
atau kabel serat optic, karena jangkauannya yang lebih luas,bukan hanya
meliputi satu kota atau antarkota dalam suatu wilayah,tetapi mulai menjangkau
area atau wilayah otoritas negara lain.
4. Internet
Internet
yaitu kumpulan jaringan yang terkoneksi
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupkan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa
dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
D. TIPE – TIPE JARINGAN
1. Jaringan Berbasis Server ( Client – Server )
Jaringan berbasis server ( client – server)
merupakan server didalam sebuh jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan
dan pengelolaan jaringan tersebut.
2. Jaringan Peer-to-Peer
Setiap computer di dalam jaringan peer mempunyai
fungsi yang sama dan dapat berkomunikasi dengan computer lain yang telah member
izin. Jadi,secara sederhana setiap computer pada jaringan peer berfungsi
sebagai client dan server sekaligus.
3. Jaringan Hybrid
Jaringan hybrid memiliki semua tipe yang terdapat
pada tiga tipe jaringan atas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat
mengakses sumber daya yang dishare oleh jaringan peer, sedangkan di waktu
bersamaan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh server.
E. MANFAAT JARINGAN KOMPUTER
Manfaat jaringan computer bagi user dapat dikelompokan
menjadi 2,yaitu : untuk kebutuhan perusahaan, dan jaringan untuk umum. Adapun
manfaat jaraingan computer untuk umum adalah sebagai berikut : Jaringan
computer memberikan layanan yang berbeda kepada pengguna di rumah-rumah
dibandingkan dengan layanan yang diberikan pada perusahaan.
F. TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan yaitu gambaran perencanaan
hubungan antarkomputer dalam Local Area Network, yang umumnya menggunkan
kabel,dengan konektor,Ethernet card, dan perangkat pendukung lainnya.
Ada beberapa jenis topologi yang sering terdapat
pada hubungan computer pada jaringan local area yaitu :
1. Topologi Bus
Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang
kedua ujungnya ditutup,dimana sepanjang kabel terdapat node-node. Signal dalam
kabel dengan topologiini dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah
collision.
2. Topologi Ring
Topologi ini mempunyai karakteristik yaitu
jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir
dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision.
3. Topologi Star
Karakteristik dari topologi jaringan ini adalah
node(station) berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node
dan diteruskan ke node tujuan.
4. Topologi Tree/Hierarchical
Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan yang
sama. Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi menguasai stasiun dibawahnya,
sehingga jaringan sangat bergantung dengan stasiun yang kedudukanya lebih
tinggi dan kedudukan stasiun yang sama disebut peer topology.
5. Topologi Mesh dan Full Connected
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan
antarsentral secara penuh.
6. Topologi Hybrid
Topologi ini merupakan topologi gabungan dari
beberapa topologi yang ada, yang bisa memadukan kinerja dari beberapa topologi
yang berbeda, baik berbeda system maupun berbeda media transmisinya.
